TPA Heuleut-Majalengka
Diposting oleh
kimia, sekarang dan selamanya
on Rabu, 04 Januari 2012
/
Comments: (0)
makalah penelitian |
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah (TPA Heuleut, Kecamatan Kadipaten-Majalengka) |
Diajukan Sebagai Pengganti UTS Dari Mata Kuliah Pengetahuan Lingkungan |
DEWI TAMILAH |
1210208023 |
PENDIDIKAN KIMIA A
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
2011
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji dan syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan kekuatan dan karunia-Nya selama perancangan dan penulisan tugas makalah ini.
Makalah ini merupakan pemenuhan tugas salah satu mata kuliah pengetahuan lingkungan sebagai pengganti UTS program Pendidikan Kimia Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Terimakasih atas petunjuk, arahan, saran, dan dorongan dan bantuan dari berbagai pihak dalam penyusunan makalah ini. Dan semua pihak yang telah terlibat langsung, maupun tidak langsung. Semoga Allah SWT memberikan pahala yang berlipat atas bantuan yang diberikan.
Bandung, Novenber 2011
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.................................................................................................................. 2
BAB I. PENDAHULUAN............................................................................... 4
A. Latar Belakang.......................................................................................................................... 4
B. Rumusan masalah..................................................................................................................... 7
C. Tujuan ....................................................................................................................................... 7
D. Manfaat penelitian.................................................................................................................... 7
BAB II.PEMBAHASAN.................................................................................. 8
A. Kualitas Udara Dan Kesehatan Pemulung Di TPA Heuleut Kadipaten-Majalengka........ 8
B. Dampak Sampah Terhadap Lingkungan Sekitar TPA...................................................... 11
BAB III.PENUTUP........................................................................................ 13
A. Simpulan.................................................................................................................................. 13
B. Saran........................................................................................................................................ 13
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................... 14
Biodata Narasumber..................................................................................... 15
Lampiran ...................................................................................................... 16
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perwujudan kualitas lingkungan yang sehat merupakan bagian pokok di bidang kesehatan. Udara sebagai komponen lingkungan yang penting dalam kehidupan perlu dipelihara dan ditingkatkan kualitasnya sehingga dapat memberikan daya dukungan bagi mahluk hidup untuk hidup secara optimal (Depkes, 2007).
Seiring pertambahan jumlah penduduk dan aktivitas manusia menyebabkan sampah kian hari kian bertambah banyak. Sampah terdiri dari bahan organik maupun anorganik yang dianggap sudah tidak berfungsi lagi, sehingga umumnya sampah itu selanjutnya diperlakukan sebagai barang buangan. Sampah dapat berasal dari buangan rumah tangga dapat juga berasal dari buangan pabrik. Sampah dapat menyebabkan polutan sehingga menyebabkan turunnya nilai estetika lingkungan, membawa berbagai jenis penyakit, menurunkan sumber daya, menimbulkan polusi, menyumbat saluran air dan berbagai akibat negatif lainnya. Masalah sampah dewasa ini memang masih menjadi persoalan yang belum terpecahkan dengan baik. Masalah sampah sebenarnya sudah lama menjadi masalah di kota-kota besar, misalnya di kota Bandung pernah terjadi lautan sampah karena TPA ditutup oleh penduduk sekitar TPA. Hal ini akan terus terjadi karena terbatasnya lahan kosong yang dapat dijadikan untuk Tempat Pembuangan Akhir, sementara jumlah sampah setiap hari kian bertambah tidak disertai dengan penanganan dan pengolahan sampah.
Di negara berkembang, sampah umumnya ditampung kemudian diangkut dan dibuang di tempat pembuangan sampah akhir (TPA). Sanitary Landfill adalah sistem pengelolaan sampah yang mengembangkan lahan cekungan dengan syarat tertentu meliputi jenis dan porositas tanah. Umumnya batuan landasan adalah lempung atau pada dasar cekungan dilapisi geotekstil untuk menahan peresapan lindi pada tanah, serta dilengkapi dengan saluran lindi. TPA dengan sistem sanitary landfill memang memerlukan investasi atau biaya yang mahal tapi resiko pencemaran lingkungan dapat diminimalkan. TPA dengan sistem Sanitary Landfill di Indonesia sesungguhnya belum dilakukan dengan baik, justru cenderung berubah ke TPA Open Dumping. TPA dengan metode open dumping adalah menumpuk sampah terus hingga tinggi tanpa dilapisi dengan lapisan geotekstil dan saluran lindi. Akibatnya adalah terjadi pencemaran air tanah dan udara di sekitar TPA, sehingga timbullah resistensi sosial dari masyarakat disebabkan kerusakan atau pencemaran lingkungan yang ditimbulkan oleh TPA jenis ini.
Lindi merupakan limbah cair yang berasal dari sampah basah atau sampah organik yang terkena air hujan. Jika lindi tersebut tidak ditata dengan baik, maka dapat menyebar ke dalam tanah dan masuk ke aquifer air tanah yang dapat menyebabkan pencemaran air tanah. Lindi tersebut mengandung zat-zat berbahaya bagi tubuh seperti adanya kandungan Hg, H2S, tergantung jenis sampah yang dibuang di TPA tersebut.
Udara merupakan perbandingan dari beberapa campuran gas yang tidak tetap, yang tergantung dari keadaan suhu udara, tekanan udara dan lingkungan disekitarnya. Udara dapat disebut juga atmosfer yang mengelilingi bumi yang sangat penting bagi kehidupan. Komposisi udara kering dan basah diantaranya nitrogen (78,09%), oksigen (21,94%), argon (0,93%), dan karbon dioksida (0,032%). Selain gas-gas tersebut, gas-gas lain yang terdapat dalam udara antara lain nitrogen oksida, hydrogen, metana, belerang dioksida, ammonia, dan lain-lain. Apabila susunan udara mengalami perubahan dari keadaan normal dan menganggu kehidupan manusia dan hewan maka udara tersebut telat tercemar (Wardhana, 2004).
Pencemaran udara dewasa ini semakin menampakkan kondisi yang sangat memprihatinkan. Sumber pencemaran udara dapat berasal dari berbagai kegiatan antara lain transportasi, industri, dan perumahan, demikian juga dengan semakin majunya suatu kota, semakin banyak sampah yang diproduksi kota tersebut. Berbagai kegiatan tersebut merupakan kontribusi terbesar dari pencemar udara yang dibuang ke udara bebas. Selain itu pencemaran udara juga dapat disebabkan oleh berbagai kegiatan alam, seperti kebakaran hutan, gunung meletus, gas alam beracun, dll. Dampak dari udara tersebut adalah menyebabkan penurunan kualitas udara, yang berdampak negatif terhadap kesehatan manusia (Depkes, 2007).
Kabupaten Majalengka merupakan bagian dari wilayah administrasi Provinsi Jawa Barat yang memiliki luas wilayah 120.424 hektar yang terdiri atas 26 kecamatan, 13 kelurahan dan 321 desa. Secara geografis, Kabupaten Majalengka terletak pada koordinat 6° 32’16,39” sampai dengan 7° 4’ 24,75” Lintang Selatan dan 108 ° 2’ 30,87” sampai dengan 108° 24’ 32,84” Bujur Timur.
Kondisi Geografis Majalengka terbagi dalam 3 zona daerah yaitu : daerah pegunungan dengan ketinggian 500-857 m di atas permukaan laut dengan luas 482,02 Km² atau 40,03 % dari seluruh luas wilayah Kabupaten Majalengka; daerah bergelombang/berbukit dengan ketinggian 50-500 m diatas permukaan laut dengan luas 376,53 Km² atau 31,27 % dari seluruh luas wilayah Kabupaten Majalengka dan daerah daratan rendah dengan ketinggian 19-50 m diatas permukaan laut dengan luas 345,69 Km² atau 28,70 % dari seluruh luas wilayah Kabupaten Majalengka. Kondisi ini memungkinkan tumbuh suburnya potensi sumber daya alam yang melimpah seperti sayuran, buah buahan, pangan juga sektor pariwisata.
Menyangkut permasalahan produksi sampah, sampai tahun 2008, pelayanan persampahan di Kabupaten Majalengka, masih dilayani oleh fasilitas 2 Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) yaitu TPA Heuleut dan TPA Talaga. Sampah di Kabupaten Majalengka berasal dari berbagai sumber seperti dari perumahan, pasar, rumah sakit, tempat-tempat umum, dan industri. Sampah organik dan rumah tangga mendominasi komposisi sampah yang dihasilkan di Kabupaten Majalengka.
TPA Heuleut adalah sarana yang dirancang dengan metode sanitary landfill tetapi dalam pelaksanaan operasionalnyamenggunakan sistem open dumping sehingga menimbulkan dampak negatif bagi kualitas lingkungan yang meliputi dampak pencemaran air, udara, vector penyakit serta terhadap kesehatan masyarakat sekitarnya. Sistem open dumping di TPA Heuleut sangat berpengaruh tehadap kualitas lingkungan disekitarnya, khususnya kualitas udara di sekitar TPA Heuleut. Keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Heuleut sebagai tempat pembuangan, penimbunan sampah dari kabupaten Majalengka jauh dari pemukiman penduduk,namun tidak dapat dipungkiri bahwa TPA dapat mencemari lingkungan terutama kualitas udara di daerah sekitar.
Sampah yang datang di TPA berasal dari sumber yang berbeda beda sehingga komposisinya juga berbeda-beda. Komposisi sampah yang akan ditampilkan dalam persentase (%)berat (biasanya berat basah) atau % dari volume (basah). Sampah yang dihasilkan dapat dikategorikan sebagai limbah organik dan anorganik. Limbah organik dapat dikategorikan ke dalam mudah-diurai dan susah diurai. Kategori pertama termasuk sampah dapur, sampah makanan, sampah sayuran, buah. Sedangkan yang kedua adalah kertas, tekstil, karet, kayu, dan kulit. Sampah anorganik yang tidak dapat terurai termasuk logam, besi, kaca, tembikar.
Secara tidak langsung fenomena ini berdampak pada perubahan pemanfaatan lahan dari lahan pertanian berubah menjadi lahan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Penetapan lokasi TPA sampah yang tepat serta penataan kawasan di sekitarnya perlu dilakukan secara seksama agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari, terutama yang terkait dengan masalah sosial dan lingkungan.
B. Rumusan masalah
Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka yang menjadi permasalahannya adalah:
1. Bagaimana kualitas udara di sekitar pemulung berkumpul dan keluhan kesehatan yang berkaitan dengan saluran pernapasan pada pemulung di TPA Heuleut Kecamatan Kadipaten, Majalengka?
2. Bagaimana dampak sampah terhadap lingkungan di sekitar TPA?
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui kualitas udara dan keluhan kesehatan yang berkaitan dengan saluran pernapasan pada pemulung di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Heuleut, kecamatan Kadipaten, Majalengka.
2. Mengetahui dampak sampah terhadap lingkungan di sekitar TPA.
D. Manfaat penelitian
1. Sebagai informasi bagi pemerintah/Instansi yang terkait agar meningkatkan upaya penyehatan pengelolaan sampah.
2. Memberi masukan bagi peneliti lainnya mengenai kualitas udara dan keluhan kesehatan yang berkaitan dengan saluran pernapasan pada pemulung di TPA Heuleut, kecamatan kadipaten-majalengka.
3. Untuk menambah pengetahuan penulis tentang pencemaran udara di TPA Heuleut, kecamatan kadipaten-majalengka.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Kualitas Udara dan Kesehatan Para Pemulung Di TPA Heuleut-Kadipaten, Majalengka
1. Kualitas Udara
Manusia dalam aktivitasnya tidak telepas dari kebutuhan terhadap ruang. Ruang tempat mereka tinggal dalam upaya meningkatkan status dan kualitas hidupnya yaitu dengan mengolah sumber daya, baik itu sumber daya alam atau pun sumber daya manusia itu sendiri. Disadari atau tidak dalam proses pemanfaatan sumber daya itu manusia menghasilkan sampah, dan sampah tersebut akan penyebabkan pencemaran lingkungan.
Proses akhir dari rangkaian penanganan sampah yang biasa dijumpai di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Tempat Pembuangan Akhir (TPA) merupakan tempat dimana sampah mencapai tahap terakhir dalam pengelolaannya sejak mulai timbul di sumber, pengumpulan, pemindahan/pengangkutan, pengolahan dan pembuangan. TPA merupakan tempat dimana sampah diisolasi secara aman agar tidak menimbulkan gangguan terhadap lingkungan sekitarnya. Karenanya diperlukan penyediaan fasilitas dan perlakuan yang benar agar keamanan tersebut dapat dicapai dengan baik.
Tempat pembuangan akhir sampah (TPA) Heuleut merupakan salah satu tempat pembuangan akhir sampah yang terdapat di Kecamatan Kadipaten, Majalengka. Metode pembuangan sampah yang digunakan di TPA heuleut adalah metode open dumping. Sampah yang sudah diangkut oleh truk sampah, akan langsung dibuang dengan cara menumpuk sampah di TPA, sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap. Selain itu, di TPA tersebut juga banyak terdapat tenda-tenda sementara untuk para pemulung yang bekerja di TPA tersebut. Di tenda tersebut, mereka meletakkan barang-barang dari hasil pencarian barang bekas, selain itu mereka beristirahat dan makan siang di tenda tersebut. Di TPA Heuleut juga kadang terjadi pembakaran. Pembakaran tersebut tidak dilakukan secara sengaja. Pembakaran terjadi akibat dari puntung rokok yang dibuang secara sembarangan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Tempat pembuangan akhir sampah dengan sistem open dumping menimbulkan bau telur busuk karena tumpukan sampah mengalami dekomposisi secara alamiah menghasilkan gas H2S, metana dan amoniak. Bau ini dapat menyebar di TPA dan sekitarnya sehingga menurunkan kualitas udara (Soemirat, 2009).
Penguraian sampah sendiri disebabkan oleh aktifitas mikroorganisme. Pembusukan sampah ini akan menghasilkan gas metana (CH4) yang bersifat racun bagi tubuh makhluk hidup. Sampah yang tidak dapat membusuk adalah sampah yang memiliki bahan dasar plastik, logam, gelas dan karet. Untuk pemusnahannya dapat dilakukan pembakaran. Proses pembakaran sampah tersebut dapat menghasilkan gas karbon dioksida (CO2) yang dapat menimbulkan dampak lingkungan. Peningkatan jumlah sampah disebabkan oleh bertambahnya jumlah penduduk, keadaan sosial ekonomi dan kemajuan teknologi (Nandi, 2005).
2. Kesehatan Para Pemulung Di Sekitar TPA
Pada umumnya pemerosesan akhir sampah yang dilaksanakan di TPA adalah berupa proses landfilling (pengurugan), dan sebagian besar dilaksanakan dengan open-dumping, yang mengakibatkan permasalahan lingkungan, seperti pencemaran udara akibat gas, bau dan debu. Pembuangan sampah mengenal beberapa metoda dalam pelaksanaannya yaitu:
a. Control Landfill
o Di Indonesia, metode control landfill dianjurkan untuk diterapkan di kota sedang dan kecil. Untuk dapat melaksanakan metoda ini diperlukan penyediaan beberapa fasilitas diantaranya:
o Saluran drainase untuk mengendalikan aliran air hujan
o Saluran pengumpul lindi dan kolam penampungan
o Pos pengendalian operasional
o Fasilitas pengendalian gas metan
b. Open DumpingOpen dumping atau pembuangan terbuka merupakan cara pembuangan sederhana dimana sampah hanya dihamparkan pada suatu lokasi; dibiarkan terbuka tanpa pengamanan dan ditinggalkan setelah lokasi tersebut penuh. Masih ada Pemda yang menerapkan cara ini karena alasan keterbatasan sumber daya (manusia, dana, dll).
Cara ini tidak direkomendasikan lagi mengingat banyaknya potensi pencemaran lingkungan yang dapat ditimbulkannya seperti:
o Perkembangan vektor penyakit seperti lalat, tikus, dll
o Polusi udara oleh bau dan gas yang dihasilkan
o Polusi air akibat banyaknya lindi (cairan sampah) yang timbul
o Estetika lingkungan yang buruk karena pemandangan yang kotor
Gambar 2. Penerapan Cara Open Dumping
Ketiadaan tanah penutup akan menyebabkan polusi udara tidak teredam. Produksi gas yang timbul dari degradasi materi sampah akan menyebabkan bau yang tidak sedap dan juga ditambah dengan debu yang beterbangan.
Tempat pembuangan akhir sampah dengan system open dumping menimbulkan bau telur busuk karena tumpukan sampah mengalami dekomposisi secara alamiah menghasilkan gas H2S, metana dan amoniak. Bau ini dapat menyebar di TPA dan sekitarnya sehingga menurunkan kualitas udara (Soemirat, 2009).
Tercemarnya udara di sekitar TPA menyebabkan kesehatan lingkungan terganggu, termasuk kualitas udara disekitar TPA terutama meningkatnya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Berdasarkan hal tersebut diatas Penulis tertarik melakukan penelitian di TPA Heuleut , untuk mengetahui kualitas udara di TPA dan juga untuk mengetahui keluhan kesehatan yang berkaitan dengan saluran pernapasan pada pemulung yang bekerja di Tempat Pembuangan Akhir Sampah tersebut. Namun, dari penelitian yang kami lakukan, para pekerja dan pemulung sudah tidak merasa terganggu / peka lagi dengan udara yang tidak sedap di sekitar TPA . mungkin ini disebabkan oleh keterbiasaan mereka beraktifitas disana, dan ini sangat tidak baik untuk kesehatan, karena tanpa sadar, kinerja kepekaan penciuman para pekerja dan pemulung telah terganggu.
Para pekerja TPA memberi masker kepada para pemulung untuk mengurangi kadar udara kotor yang terhirup, namun karena kekurang-tahuaan para pemulung akan pentingnya masker saat mereka bekerja menjadi kurang termanfaatkan dengan baik, hal ini terlihat saat penelitian berlangsung, hampir semua para pemulung di TPA Heuleut tidak menggunakan masker sebagai perlindung. Padahal, kondisi tersebut dapat menimbulkan gangguan kesehatan atau penyakit akibat kerja seperti ISPA, alergi kulit, pilek, pusing, dan infeksi kulit.
B. Dampak Sampah Terhadap Lingkungan Sekitar TPA
Seiring pertambahan jumlah penduduk dan aktivitas manusia menyebabkan sampah kian hari kian bertambah banyak. Sampah terdiri dari bahan organik maupun anorganik yang dianggap sudah tidak berfungsi lagi, sehingga umumnya sampah itu selanjutnya diperlakukan sebagai barang buangan. Sampah dapat berasal dari buangan rumah tangga dapat juga berasal dari buangan pabrik. Sampah dapat menyebabkan polutan sehingga menyebabkan turunnya nilai estetika lingkungan, membawa berbagai jenis penyakit, menurunkan sumber daya, menimbulkan polusi, menyumbat saluran air dan berbagai akibat negatif lainnya.
Berdasarkan hasil survei di lokasi TPA, sistem pembuangan sampah di Heuleut, open dumping menyebabkan beberapa masalah lingkungan, beberapa diantaranya:
a. Polusi di air tanah yang disebabkan oleh lindi.
b. Polusi udara yang disebabkan oleh gas, bau, dan debu. Hal ini disebabkan oleh keadaan tanah yang sudah miskin unsure hara yang menyebabkan polusi udara.
c. beresiko terjadinya pembakaran,
d. Penurunan estetika lingkungan jika daerah tidak dikelola dengan sungguh-sungguh. Dalam jangka panjang di masa depan, kawasan menjadi tidak termanfaatkan.
e. Dengan volume sampah di lokasi penimbunan yang meningkat setiap saat suatu hari akan penuh, saat itu harus diperoleh daerah baru untuk memperluas TPA.
BAB III
PENUTUP
A. Simpulan
1. Udara merupakan perbandingan dari beberapa campuran gas yang tidak tetap, yang tergantung dari keadaan suhu udara, tekanan udara dan lingkungan disekitarnya. Udara dapat menjadi pembunuh bagi para penghirupnya jika kandungan udaranya berupa gas-gas yang bukan untuk dihirup.
2. Tercemarnya udara di sekitar TPA menyebabkan kesehatan lingkungan terganggu, terutama meningkatnya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) untuk para pekerja dan pemulung yang mengais rezeki dari TPA tersebut.
B. Saran
Penyusun menyadari bahwa makalah penelitian ini belum benar-benar sempurna seperti yang diharapkan. Sehingga tidak menutup kemungkinan terdapat beberapa kekeliruan dalam penulisannya. Meskipun demikian, mudah-mudahan makalah ini dapat memberikan sumbangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
DAFTAR PUSTAKA
· Chapter1.pdf.com:15 november 2011, 13:41 WIB
· Suratmo, F.Gunawan.1991.ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN.Yogyakarta : UGM-Press
· Soemarwoto,Otto.2004.Ekologi, Lingkungan Hidup dan Pembangunan.Jakarta : Djambatan
· Geografis majalengka.pdf : 14 november 2011 : 10:00 WIB
· ITS-Undergraduate-8840-1404100065-Chapter1.pdf
· Dian_setiawati.pdf
Biodata Narasumber
Nama : Guntur
Tempat/tanggal lahir : -
Alamat : Desa Heuleut, kecamatan Kadipaten-Majalengka
Jabatan : Pengurus TPA Heuleut
LAMPIRAN
Keadaan TPA Heuleut Kecamatan Kadipaten-Majalengka
Gambar.1
Metode open dumping
Gambar.2
kegiatan keseharian pemulung
Gambar.3
Tempat peristirahatan sementara para pemulung
Gambar. 4
Akibat pembakaran tak disengaja
Gambar. 5
Bebagai jenis sampah di TPA
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
lantunan untukmu
Diposting oleh
kimia, sekarang dan selamanya
on Rabu, 30 November 2011
/
Comments: (0)
andai ku katakan disini,
tidak akan ada yang tahu,
walau kamu membacanya,
kamu tidak akan menyadarinya.
aku tidak akan memintamu untuk menyadari itu,
karena kamu bagai sahabat baikku,
aku tak ingin merusak apa yang ada diantara kita.
yang tertulis disini berasal dari senyuman yang aku dapat darimu,
mendorong tanganku tuk menyampaikan satu arti.
aku tidak berani mengakuinya,
bahwa kamu adalah orang yang menginspirasiku.
setidaknya sepi dihatiku telah terpecahkan dengan mengatakan ini walau tahu tidak akan disadari.
ingatlah.. bahwa orang itu adalah kamu.
setidaknya sepi dihatiku telah terpecahkan dengan mengatakan ini walau tahu tidak akan disadari.
ingatlah.. bahwa orang itu adalah kamu.
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
kejujuran hati
Diposting oleh
kimia, sekarang dan selamanya
on Minggu, 27 November 2011
/
Comments: (0)
dalam ketidak-sempurnaanku
lagu ini ku cipta untukmu
tak sempurna
tak sempuna...
mengapa masih tetap terdiam?
tak adakah yang ingin kau ungkapkan?
tak ada kata,
tak akan ada yang bicara diantara kita..
tak pernah ku arahkan pikirku
tuk berpusat hanya tentangmu
tidak kamu, tidak juga dengan aku,,
kelu,, bila harus ku ungkap rasa ini, kasih..
tak mampukah kau melihat dari laku?
dari mataku ini...
aku tidak terlalu merindukanmu,
hanya ingin melihat wajahmu.
dan bila saatnya tiba
inginku jujur satu hal..
kamu sempurna untukku..
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
CATATAN HARIAN KLOR
Diposting oleh
kimia, sekarang dan selamanya
on Sabtu, 19 November 2011
/
Comments: (0)
Tunggu aku ! sasuke!!” (teriak naruto dalam komik naruto uzumaki)
Bacaanku terhenti saat kudengar lagu selingkuhnya mattaband.
1 message masuk keponselku, dari kekasihku Natrium
“Khlor…untuk saat ini, jangan hubungi aku dulu.Aku ingin menata perasaanku dulu, tapi aku masih tak percaya kalau kau akan semudah itu menghianati cinta kita, aku salah menilaimu khlor! Cintamu ternyata untuk sekian kekasih, gak perlu di balas”
Aku memang salah padamu nat, aku memang telah menghianati cinta kita, tapi perasaan ini selalu saja tak bisa aku tahan, padahal dulu ketika aku pertama kali melihatmu, dengan kulitmu yang putih, setengah mati aku mencintaimu, tapi entah kenapa ketika melihat saudara-saudaramu akupun tertarik pada mereka, apalagi setelah aku tahu dari manusia lab kalau klanmu, klan jauhmu alkali tanah , juga keluarga transisi mempunyai warna khas, aku semakin mabuk, aku tak bisa memahami perasaan ini, aku mencintai mereka semua nat, lagian aku si khlor unsur terkenal di kalangan manusia lab dan juga dari keluarga terhormat klan halogen membuatku banyak dikelilingi unsur-unsur cantik, jadi wajarlah kalau aku mudah sekali jatuh cinta dan selingkuh, apa kata-saudara-saudaraku kalau aku hanya punya kekasih satu , si bromin saja adikku selingkuhannya banyak sekali. Bisa jatuh dong wibawa seorang kakak.
Ah … dasar wanita!! Kamu kira dengan meninggalkanku aku akan merasa kehilangan, masih banyak yang ngantri menungguku tahu!!
“Senangnya dalam hati, kalau beristri dua
Oh seperti dunia ada yang punya,
Kepada istri tua, kanda sayang padamu
Oh kepada istri muda, I say I love you…”
Lagu merdu 3 Ahmad dani yang kujadikan nada dering ponselku membuyarkan lamunanku
“Hallo” teriakku
“Hai khlor…! ini aku magnesium” kata yang diseberang
“Hai nes…! ada apa?” tanyaku sedikit kesal
“Kau kenapa sayang? lagi kesal ya..apa masih kepikiran kejadian kemarin?”
“Kejadian apa?”
“Ya, apalagi kalau bukan kemarahan sinatrium itu, gila…heboh banget”
“Oh itu, enggak kok sayang,dia mang memalukan sih nyampe segitunya”
“Mmm…apa dia juga tahu, kalau aku juga selingkuhan kamu khlor?”
“Kayaknya enggak deh, untuk saat ini masih aman, saat ini dia cuma tahu kalau aku selingkuh sama saudara-saudaranya , lagian suruh siapa punya saudara cantik semua”
“He…he…dasar mata keranjang, tapi aku dengar kalau dia sudah tahu kalau kau pernah selingkuh sama adiku-adikku khlor”
“Oya…gak apa-apalah, itukan sudah resiko punya pacar ganteng ”
“Yeee”
“Oya, sore kita jalan yu, aku bete nih”
“Oke sampai ketemu khlor”
Telpon di tutup, sekilas wajah khlor berkelabat dimataku
“Ahh…” aku coba menepisnya
Sorenya aku pergi menemui magnesium, tapi baru saja sampai, kulihat dia pergi dengan si sulfat
“Ah…dasar cewek sialan!!”
Pebruari 2009
Sejak kejadian natrium bertengkar dengan air, kampung SPU heboh di buatnya, begitu juga di laboratorium, para manusia lab itu tak henti-hentinya menggosipkan kekasihku natrium dan kabar itu sampailah pada kakakku flour. Tak disangka, ketika ia di pertemukan dengan H2O oleh manusia lab dia marah pada H2O. Sejak kejadian itu akupun kalau bertemu dengan istriku jadinya suka marah juga, begitu juga dengan adik-adikku,hanya sibungsu saja yang emosinya lebih stabil daripada kami . Dulu juga kalau bukan karena demi natrium aku tidak mau menikah dengannya, Ah…natrium lagi…natrium lagi, apa aku merasa kangen padanya? ah tidak…ini pasti hanya perasaan brsalah aku saja, tapi…duh natrium kemana sih lo? Gara-gara simagnesium yang selingkuh aku jadi merasa bersalah padamu, apa benar gosip yang beredar itu? Kalau kau juga selingkuh dengan nitrat, dengan karbonat, kenapa aku jadi tak rela?
Kuambil ponselku lalu kuhubungi dia, terdengar nada sapanya, lagu teganya rosa
tak ingatkah kau dulu pernah berjanji
bahagiakan diriku selamanya
tak berartikah cinta kita yang lalu
hingga kau bersama dengan dirinya
tega… Aku tahu dirimu kini telah ada yang memiliki
Tapi bagaimanakah dengan diriku…..
Duh…nat, jangan membuat aku terus merasa bersalah gini dong…
kupanggil beberapa kali tapi tak diangkat-angkat, baiklah aku kirim massage saja padanya
“Nat…aku tahu berat sekali bagimu menerima semua ini, tapi seperti yang sudah kujelaskan padamu, aku lakukan semua itu demi kamu nat, tapi kalau pada akhirnya akan begini..aku menyesal nat, aku takut kehilangan kamu, aku lakukan semua itu agar kau tahu kalau aku sayang sama kamu, berusaha menerimamu apa adanya dan mengerti dirimu seutuhnya, tolong kembalilah padaku, aku punya kejutan untukmu, bulan ini kau harus melakukan uji nyala”
Satu jam, dua jam, tiga jam ponselku belum berbunyi, tuhan…dia benar-benar meninggalkanku
Sejak itu natrium benar-benar menghilang, akupun panik mencarinya,kucoba ku cari kekalangan manusia sambil membantunya membuatkan plastik PVC, insektisida DDT atau kadang bersama selingkuhanku sekaligus adiknya kalium (KCl) membantu memupuk tanaman atau dengan amonium (NH4Cl) mengisi batu baterai, membuat pelarut untuk cat, membersihkan logam dari lemak, ry cleaning, pembutn klorat dan banyak yang lainnya.
Suatu sore ditepi laut, aku menatap senja. Dulu, jika natrium sedih dia suka berlari kesini, tapi sudah enam sore aku menunggunya dia tidak pernah datang. Kemana dia tuhan..? apa dia tahu kalau aku mencarinya, dasar wanita sialan…! kalau dia perlu, pasti dia datang lagi padaku, kenapa mesti kucari? tapi…bagaimana kalau dia benar-benar tidak datang lagi. Duh..natrium aku bisa mati kalau begini terus, padahal dulu kalau ada dia, senja itu rasanya sangat indah, kapan aku bisa menatap senja bersamanya lagi.
“khlor..”
Tiba-tiba seseorang memanggilku pelan, akupun segera membalikkan badan dan kulihat dia mematung disana
“Nat…!! aku tahu kamu pasti datang!”kataku sambil menghambur padanya dan memeluknya erat.
“Aku tahu, aku sudah mengubur semua ini dalam-dalam, bahkan sedalam palung hatiku bahkan lebih dalam lagi. Tapi, aku tak bisa lari dari bayangmu khlor. Setia atau tidak setia meski bukan itu yang diinginkan tapi kita pernah merasakan indahnya cinta kita, meskipun cinta itulah yang membuat kita sakit, tidak mati. Tapi lukanya membuat kita tak bisa berjalan lagi. Jadi meskipun kamu playboy khlor, meskipun kamu sangat menyebalkan, tapi aku sangat mencintai kamu ” kata natrium perlahan di telingaku, dan hatiku tersenyum senang.
Akupun seolah-olah merasakan bayangan masalaluku kembali, dulu dilautan lepas ini, aku bertemu dengan natrium yang terbawa banjir dari keluarga aluminosilikat dan aku jatuh cinta padanya dan dilautan lepas ini kudapatkan julukan halit (NaCl)
Maret 2009
Meski aku sudah janji pada natrium tidak akan selingkuh lagi, tapi perasaan ini tetap saja tidak bisa aku tahan, aku terus saja jatuh cinta dan terus saja selingkuh, benar-benar sifat ini tidak bisa aku hilangkan. Bagaimana tidak aku sikhlor dalam suhu biasa berwujud gas membuat semua unsur cantik mendekatiku dan tertarik padaku, apalagi ketika aku mencoba membujuk saudara-saudara natrium itu untuk uji nyala seperti natrium, membuatku pusing menentukan cewek mana pada akhirnya yang harus kupilih
April 2009
Agar natrium tidak bisa lagi lepas dariku akhirnya kuputuskan saja aku menikah dengannya, dengan bantuan istriku yang pertama akhirnya lahirlah anakku NaOH. Tapi meskipun aku sudah menikah lagi sifat playboyku terus saja berlangsung, hal itu membuat hubunganku dengan natrium renggang dia lebih menyibukkan dirinya sendiri dengan bakti sosialnya pada manusia sedang aku sibuk dengan unsur-unsur cantik disekelilingku. Benar kata natrium dulu, bahwa “Cintaku untuk sekian kekasih”
Bacaanku terhenti saat kudengar lagu selingkuhnya mattaband.
1 message masuk keponselku, dari kekasihku Natrium
“Khlor…untuk saat ini, jangan hubungi aku dulu.Aku ingin menata perasaanku dulu, tapi aku masih tak percaya kalau kau akan semudah itu menghianati cinta kita, aku salah menilaimu khlor! Cintamu ternyata untuk sekian kekasih, gak perlu di balas”
Aku memang salah padamu nat, aku memang telah menghianati cinta kita, tapi perasaan ini selalu saja tak bisa aku tahan, padahal dulu ketika aku pertama kali melihatmu, dengan kulitmu yang putih, setengah mati aku mencintaimu, tapi entah kenapa ketika melihat saudara-saudaramu akupun tertarik pada mereka, apalagi setelah aku tahu dari manusia lab kalau klanmu, klan jauhmu alkali tanah , juga keluarga transisi mempunyai warna khas, aku semakin mabuk, aku tak bisa memahami perasaan ini, aku mencintai mereka semua nat, lagian aku si khlor unsur terkenal di kalangan manusia lab dan juga dari keluarga terhormat klan halogen membuatku banyak dikelilingi unsur-unsur cantik, jadi wajarlah kalau aku mudah sekali jatuh cinta dan selingkuh, apa kata-saudara-saudaraku kalau aku hanya punya kekasih satu , si bromin saja adikku selingkuhannya banyak sekali. Bisa jatuh dong wibawa seorang kakak.
Ah … dasar wanita!! Kamu kira dengan meninggalkanku aku akan merasa kehilangan, masih banyak yang ngantri menungguku tahu!!
“Senangnya dalam hati, kalau beristri dua
Oh seperti dunia ada yang punya,
Kepada istri tua, kanda sayang padamu
Oh kepada istri muda, I say I love you…”
Lagu merdu 3 Ahmad dani yang kujadikan nada dering ponselku membuyarkan lamunanku
“Hallo” teriakku
“Hai khlor…! ini aku magnesium” kata yang diseberang
“Hai nes…! ada apa?” tanyaku sedikit kesal
“Kau kenapa sayang? lagi kesal ya..apa masih kepikiran kejadian kemarin?”
“Kejadian apa?”
“Ya, apalagi kalau bukan kemarahan sinatrium itu, gila…heboh banget”
“Oh itu, enggak kok sayang,dia mang memalukan sih nyampe segitunya”
“Mmm…apa dia juga tahu, kalau aku juga selingkuhan kamu khlor?”
“Kayaknya enggak deh, untuk saat ini masih aman, saat ini dia cuma tahu kalau aku selingkuh sama saudara-saudaranya , lagian suruh siapa punya saudara cantik semua”
“He…he…dasar mata keranjang, tapi aku dengar kalau dia sudah tahu kalau kau pernah selingkuh sama adiku-adikku khlor”
“Oya…gak apa-apalah, itukan sudah resiko punya pacar ganteng ”
“Yeee”
“Oya, sore kita jalan yu, aku bete nih”
“Oke sampai ketemu khlor”
Telpon di tutup, sekilas wajah khlor berkelabat dimataku
“Ahh…” aku coba menepisnya
Sorenya aku pergi menemui magnesium, tapi baru saja sampai, kulihat dia pergi dengan si sulfat
“Ah…dasar cewek sialan!!”
Pebruari 2009
Sejak kejadian natrium bertengkar dengan air, kampung SPU heboh di buatnya, begitu juga di laboratorium, para manusia lab itu tak henti-hentinya menggosipkan kekasihku natrium dan kabar itu sampailah pada kakakku flour. Tak disangka, ketika ia di pertemukan dengan H2O oleh manusia lab dia marah pada H2O. Sejak kejadian itu akupun kalau bertemu dengan istriku jadinya suka marah juga, begitu juga dengan adik-adikku,hanya sibungsu saja yang emosinya lebih stabil daripada kami . Dulu juga kalau bukan karena demi natrium aku tidak mau menikah dengannya, Ah…natrium lagi…natrium lagi, apa aku merasa kangen padanya? ah tidak…ini pasti hanya perasaan brsalah aku saja, tapi…duh natrium kemana sih lo? Gara-gara simagnesium yang selingkuh aku jadi merasa bersalah padamu, apa benar gosip yang beredar itu? Kalau kau juga selingkuh dengan nitrat, dengan karbonat, kenapa aku jadi tak rela?
Kuambil ponselku lalu kuhubungi dia, terdengar nada sapanya, lagu teganya rosa
tak ingatkah kau dulu pernah berjanji
bahagiakan diriku selamanya
tak berartikah cinta kita yang lalu
hingga kau bersama dengan dirinya
tega… Aku tahu dirimu kini telah ada yang memiliki
Tapi bagaimanakah dengan diriku…..
Duh…nat, jangan membuat aku terus merasa bersalah gini dong…
kupanggil beberapa kali tapi tak diangkat-angkat, baiklah aku kirim massage saja padanya
“Nat…aku tahu berat sekali bagimu menerima semua ini, tapi seperti yang sudah kujelaskan padamu, aku lakukan semua itu demi kamu nat, tapi kalau pada akhirnya akan begini..aku menyesal nat, aku takut kehilangan kamu, aku lakukan semua itu agar kau tahu kalau aku sayang sama kamu, berusaha menerimamu apa adanya dan mengerti dirimu seutuhnya, tolong kembalilah padaku, aku punya kejutan untukmu, bulan ini kau harus melakukan uji nyala”
Satu jam, dua jam, tiga jam ponselku belum berbunyi, tuhan…dia benar-benar meninggalkanku
Sejak itu natrium benar-benar menghilang, akupun panik mencarinya,kucoba ku cari kekalangan manusia sambil membantunya membuatkan plastik PVC, insektisida DDT atau kadang bersama selingkuhanku sekaligus adiknya kalium (KCl) membantu memupuk tanaman atau dengan amonium (NH4Cl) mengisi batu baterai, membuat pelarut untuk cat, membersihkan logam dari lemak, ry cleaning, pembutn klorat dan banyak yang lainnya.
Suatu sore ditepi laut, aku menatap senja. Dulu, jika natrium sedih dia suka berlari kesini, tapi sudah enam sore aku menunggunya dia tidak pernah datang. Kemana dia tuhan..? apa dia tahu kalau aku mencarinya, dasar wanita sialan…! kalau dia perlu, pasti dia datang lagi padaku, kenapa mesti kucari? tapi…bagaimana kalau dia benar-benar tidak datang lagi. Duh..natrium aku bisa mati kalau begini terus, padahal dulu kalau ada dia, senja itu rasanya sangat indah, kapan aku bisa menatap senja bersamanya lagi.
“khlor..”
Tiba-tiba seseorang memanggilku pelan, akupun segera membalikkan badan dan kulihat dia mematung disana
“Nat…!! aku tahu kamu pasti datang!”kataku sambil menghambur padanya dan memeluknya erat.
“Aku tahu, aku sudah mengubur semua ini dalam-dalam, bahkan sedalam palung hatiku bahkan lebih dalam lagi. Tapi, aku tak bisa lari dari bayangmu khlor. Setia atau tidak setia meski bukan itu yang diinginkan tapi kita pernah merasakan indahnya cinta kita, meskipun cinta itulah yang membuat kita sakit, tidak mati. Tapi lukanya membuat kita tak bisa berjalan lagi. Jadi meskipun kamu playboy khlor, meskipun kamu sangat menyebalkan, tapi aku sangat mencintai kamu ” kata natrium perlahan di telingaku, dan hatiku tersenyum senang.
Akupun seolah-olah merasakan bayangan masalaluku kembali, dulu dilautan lepas ini, aku bertemu dengan natrium yang terbawa banjir dari keluarga aluminosilikat dan aku jatuh cinta padanya dan dilautan lepas ini kudapatkan julukan halit (NaCl)
Maret 2009
Meski aku sudah janji pada natrium tidak akan selingkuh lagi, tapi perasaan ini tetap saja tidak bisa aku tahan, aku terus saja jatuh cinta dan terus saja selingkuh, benar-benar sifat ini tidak bisa aku hilangkan. Bagaimana tidak aku sikhlor dalam suhu biasa berwujud gas membuat semua unsur cantik mendekatiku dan tertarik padaku, apalagi ketika aku mencoba membujuk saudara-saudara natrium itu untuk uji nyala seperti natrium, membuatku pusing menentukan cewek mana pada akhirnya yang harus kupilih
April 2009
Agar natrium tidak bisa lagi lepas dariku akhirnya kuputuskan saja aku menikah dengannya, dengan bantuan istriku yang pertama akhirnya lahirlah anakku NaOH. Tapi meskipun aku sudah menikah lagi sifat playboyku terus saja berlangsung, hal itu membuat hubunganku dengan natrium renggang dia lebih menyibukkan dirinya sendiri dengan bakti sosialnya pada manusia sedang aku sibuk dengan unsur-unsur cantik disekelilingku. Benar kata natrium dulu, bahwa “Cintaku untuk sekian kekasih”
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO







